Berikut beberapa tautan ke posting baru yang berkaitan dengan perkembangan kasus dugaan pembajakan oleh CAM BOGA.
Surat Terbuka Kepada Redaksi CAM BOGA - Kompas
Redaksi CAM Boga Lakukan Pembajakan Masal - Detik.com
Buku Copy Paste dari Blog Jilid 5 - Aneka Jajan Pasar Favorit - Courtesy by Budi Sutomo
CAM Boga Buku Curian Berjudul Aneka Brownies Favorit - Courtesy by Budi Sutomo
Perhatikan Foto Buku Penerbit CAM Boga Hasil Curian Selengkapnya - Siapa Tahu Ada Foto Anda - Courtesy by Budi Sutomo
Dukung Kampanye Anti Pembajakan Jangan Beli Buku Resep Terbitan CAM Boga! - Courtesy by Mira Assjarif
Sekali Lagi CAM Boga Mencuri Foto - Courtesy by Arfi Binsted
Kami harapkan dukungan teman-teman untuk tidak membeli buku-buku hasil bajakan / copy paste semena-mena ini. Jika Anda ingin tahu isinya, silakan blog walking. Foodie blogger Budi Sutomo, Mira Assjarif dan Arfi Binsted sudah membuat rangkuman yang cukup komprehensif berkaitan dengan kasus ini.
Tetap dukung kampanye menolak membeli buku hasil copy paste!
Shirley
Jumat, 01 Mei 2009
Selasa, 28 April 2009
Case # 4: Vivi vs Swallow Globe (Bus Nopol B 9157 ZV)
Ini kasus pembajakan yang sedikit tidak lazim: desain header sebuah blog dibajak untuk dijadikan iklan di body bus. Baik Vivi sebagai pemilik blog maupun desainer aslinya tidak pernah dihubungi ataupun memberikan izin penggunaan gambar / desain tersebut untuk kepentingan komersial.
Bus yang menjadi bahan pembicaraan ini pertama kali ditemui dalam kondisi terparkir di halaman Giant Maspion Surabaya. Foto di bawah ini diambil pada tanggal 19 April 2009.

Bandingkan dengan header blog aslinya.

Mengingat karakter yang digunakan bukanlah karakter yang umum (bdk dengan tokoh2 kartun dari televisi), bisa dipastikan peniruan ini mengandung unsur kesengajaan. Kesamaan antara kedua desain ini bisa dikenali dengan mudah bahkan oleh anak-anak sekalipun.
Bagaimana pertanggungjawaban Swallow Globe dan biro iklannya? Any explanation?
Shirley
Bus yang menjadi bahan pembicaraan ini pertama kali ditemui dalam kondisi terparkir di halaman Giant Maspion Surabaya. Foto di bawah ini diambil pada tanggal 19 April 2009.

Bandingkan dengan header blog aslinya.

Mengingat karakter yang digunakan bukanlah karakter yang umum (bdk dengan tokoh2 kartun dari televisi), bisa dipastikan peniruan ini mengandung unsur kesengajaan. Kesamaan antara kedua desain ini bisa dikenali dengan mudah bahkan oleh anak-anak sekalipun.
Bagaimana pertanggungjawaban Swallow Globe dan biro iklannya? Any explanation?
Shirley
Case # 3: NCC vs. Raya Enterprise (Panitia Festival Jajanan & Masakan Indonesia 2009, Visit Semarang Year 2009)
Pembajakan yang satu ini ditemukan secara tidak sengaja oleh salah satu anggota milis. Melihat kesamaan foto yang ada di pamflet tersebut dengan salah satu posting, rekan yang bersangkutan menulis sebuah email ke Ibu Fatmah Bahalwan selaku pendiri NCC. Berikut kutipannya.
Mba' aku dpt email dari milis Bango ttg pengumuman kuliner Semarang...masalahnya pas aku lihat pamfletnya itu perasaan aku pernah lihat foto kue lapis kayak gitu dech... trus aku cari di postingan Mba' Fat yg lama (20 April 2007), fotonya aku capture ya antara foto asli Mba' Fat dan foto kue lapis di pamflet itu..perasaanku miriiiiip banget Mba'....Kalo bener foto Mba' Fat, mudah2an EO acara itu udah minta izin ya, kalo nggak mah nggak relaaa...(koq aku yg nggak rela, hehe...).
Setelah diteliti memang benar foto kue lapis ini telah dipergunakan untuk kepentingan komersial tanpa meminta izin terlebih dahulu kepada si empunya foto. Berikut perbandingannya.


Sangat disayangkan event sebesar Festival Jajanan & Masakan sebesar ini dinodai oleh perilaku tidak terpuji. Kalau sudah seperti ini, siapa yang harus bertanggung jawab: designer iklan, EO, pemda, sponsor, atau semuanya?
* Dilaporkan oleh Ibu Fatmah Bahalwan
Shirley
Mba' aku dpt email dari milis Bango ttg pengumuman kuliner Semarang...masalahnya pas aku lihat pamfletnya itu perasaan aku pernah lihat foto kue lapis kayak gitu dech... trus aku cari di postingan Mba' Fat yg lama (20 April 2007), fotonya aku capture ya antara foto asli Mba' Fat dan foto kue lapis di pamflet itu..perasaanku miriiiiip banget Mba'....Kalo bener foto Mba' Fat, mudah2an EO acara itu udah minta izin ya, kalo nggak mah nggak relaaa...(koq aku yg nggak rela, hehe...).
Setelah diteliti memang benar foto kue lapis ini telah dipergunakan untuk kepentingan komersial tanpa meminta izin terlebih dahulu kepada si empunya foto. Berikut perbandingannya.


Sangat disayangkan event sebesar Festival Jajanan & Masakan sebesar ini dinodai oleh perilaku tidak terpuji. Kalau sudah seperti ini, siapa yang harus bertanggung jawab: designer iklan, EO, pemda, sponsor, atau semuanya?
* Dilaporkan oleh Ibu Fatmah Bahalwan
Shirley
Sabtu, 25 April 2009
Case # 2: Riana vs Appetite Journal
Kasus ini terjadi di bulan November 2007.
Appetite Journey menerbitkan foto Roti Gambang hasil kreasi Riana Ambarsari tanpa seizin si empunya. Kesamaan foto tidak disangsikan lagi dan pihak penerbit pun sudah mengakui kalau mereka telah menerbitkan foto tersebut tanpa izin. Baca beritanya di sini (sorted in chronological order):
Eventually Comes My Day
Bagaimana kasus ini diselesaikan? Pihak redaksi menerbitkan permintaan maaf secara tertulis di majalahnya dan mencantumkan sumber asal foto yang mereka bajak.
Semoga kasus ini bisa menjadi pembelajaran bagi semua.
Quote of The Day:
When mistakes are unavoidable, it is important to know when to stop, admit the mistake, and apologize in respectable manner.
Shirley
Appetite Journey menerbitkan foto Roti Gambang hasil kreasi Riana Ambarsari tanpa seizin si empunya. Kesamaan foto tidak disangsikan lagi dan pihak penerbit pun sudah mengakui kalau mereka telah menerbitkan foto tersebut tanpa izin. Baca beritanya di sini (sorted in chronological order):
Eventually Comes My Day
Bagaimana kasus ini diselesaikan? Pihak redaksi menerbitkan permintaan maaf secara tertulis di majalahnya dan mencantumkan sumber asal foto yang mereka bajak.
Semoga kasus ini bisa menjadi pembelajaran bagi semua.
Quote of The Day:
When mistakes are unavoidable, it is important to know when to stop, admit the mistake, and apologize in respectable manner.
Shirley
Minggu, 19 April 2009
Case # 1: Vivi vs Cam Boga
Diduga dua buku di atas adalah hasil copas yang semena-mena karena pemilik foto tidak pernah merasa dihubungi dan dimintai izin. Buku resep ini banyak beredar di jaringan Indomaret.
Data penerbitnya sebagaimana yang dilaporkan oleh Vivi Liong adalah sbb:
- Editor : Nur'aeni & Binar Agni
- Desain sampul : Echo_tea
- Layout : Agus_joa
- Photographer : Gandung Tri Atmojo
- Alamat : Komp.Rukon Taman Pondok Kelapa B2 - Jakarta Timur - 13450
Telp: (021) 8654588 - Fax : (021) 8644195
- Website : www.hifestpublishing.com
Saat ini sedang dilakukan klarifikasi terhadap penerbit tersebut. Tunggu lanjutan beritanya.
Shirley
Logo Anti Copy Paste

Salah satu blogger yang sering dicolong tulisannya adalah Ophoeng Lou. Memang tulisan beliau ini asyik diikuti, selalu khas dengan salam pembukaannya yang membawa-bawa "TTM" alias Teman-teman Milis atau Teman-teman Multiply.
Baca tulisan beliau mengenai subyek ini: http://ophoeng.multiply.com/journal/item/347/Bagaimana_Menghadapi_Penerbit_Modal_Copy_Paste_Ya
Sebagai bagian dari kampanye anti membeli buku hasil copy paste, Ophoeng menyediakan 30 buah logo kampanye anti copas. Pilih logo yang paling pas di hati, lalu pasang di blog atau situs Anda. Untuk mengunduh logo2 tersebut, buka linknya di sini: http://ophoeng.multiply.com/photos/album/407/Ayo_Dukung_Kampanye_Anti_Copy_Paste#
Dukung kampanye anti copy paste!
Shirley
N.B.: Phoeng, makasih banyak atas izinnya mencantumkan logo anti copas untuk header blog ini.
Sabtu, 18 April 2009
Mengapa Blog ini Ada
Sudah menjadi kejadian rutin bagi kami foodie blogger menemui karya-karya kami dibajak orang. Jika hanya berbentuk resep tentu kami tidak berkeberatan untuk berbagi. Namun yang kami sangat keberatan adalah ketika artikel dan foto kami dibajak begitu saja tanpa izin dan diaku sebagai milik orang lain, apalagi untuk kepentingan komersial. Tidakkah mereka tahu menulis dan menghasilkan sebuah foto itu membutuhkan banyak pengorbanan?
Kesabaran kami semakin habis ketika di bulan April 2009, seorang rekan foodie blogger melaporkan bahwa beberapa foto hasil karyanya (dan juga beberapa rekan foodie blogger lain) dicaplok oleh sebuah penerbit dan dijadikan sebuah buku. Ketika dihubungi penerbit ini berkelit bahwa foto-foto tersebut berada di blog yang merupakan public domain. Sungguh merupakan jawaban yang menyedihkan.
Ayo kita galakkan kampanye anti copy paste!
Salam anti copas,
Shirley
Kesabaran kami semakin habis ketika di bulan April 2009, seorang rekan foodie blogger melaporkan bahwa beberapa foto hasil karyanya (dan juga beberapa rekan foodie blogger lain) dicaplok oleh sebuah penerbit dan dijadikan sebuah buku. Ketika dihubungi penerbit ini berkelit bahwa foto-foto tersebut berada di blog yang merupakan public domain. Sungguh merupakan jawaban yang menyedihkan.
Ayo kita galakkan kampanye anti copy paste!
Salam anti copas,
Shirley
Langgan:
Entri (Atom)

